Baccarat fixed play_Indonesia Lottery Betting Platform_Bali Casino_Crown Betting Network_Baccarat China

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Bandar judi utama eropa

Dua bulan lebih beIndonesia Gamingrlalu sejak kasus posiIndonesia Gamingtif corona di Indonesia diumumkan. Kita semua bisa jadi mulai terbiasa dengan segala aktivitas yang dilakukan dari rumah aja; bekerja, sekolah, belanja, ibadah, sampai meeting penting. Semua kegiatan itu bisa tetap berjalan berkat teknologi. Sebisa mungkin kita memang dituntut memanfaatkan segala fasilitas yang kita punya, demi tetap bisa mengikuti imbauan pemerintah untuk berada di rumah aja.

Nggak heran kalau tutupnya McD Sarinah bikin sedih banyak orang. Sampai-sampai, waktu manajemen menggelar “upacara” penutupan kemarin malam, banyak banget yang dateng dan berkerumun. Iya sih, pada pakai masker, tapi mereka banyak yang lupa aturan jaga jarak minimal. Takutnya momen kumpul-kumpul berkedok nostalgia kemarin bisa menimbulkan cluster penularan baru!

— Joko Anwar (@jokoanwar) May 11, 2020

Momen penutupan McD kemarin dilakukan secara resmi oleh pihak manajemen dan menyiarkannya juga secara live di akun Instagram mereka. Dalam video siaran itu terlihat juga manajemen yang memberikan cinderamata untuk pelanggan terakhir. Lalu dilanjutkan penguncian pintu masuk gerai secara simbolis sebagai tanda berakhirnya operasional restoran itu untuk selamanya.

Tapi faktanya, banyak orang yang masih tetap bepergian walau di wilayah Jakarta sudah resmi diberlakukan PSBB. Iya, iya, sebagian memang ada yang terpaksa keluar untuk mencari nafkah, membeli barang kebutuhan, dan keperluan penting lainnya. Di luar sebagian orang itu, banyak yang masih kumpul-kumpul dan berkerumun untuk kebutuhan yang sebenarnya tidak mendesak. Seperti yang baru Minggu, 1Indonesia Gaming0 Mei kemarin terjadi. Beredar video kerumunan orang di depan McD Sarinah, Thamrin, Jakarta yang sedang bernostalgia karena restoran fast food tersebut resmi tutup permanen hari ini. Duh, kenapa sih??? Kenapa kenapa kenapaaa??

Sekarang yang bisa kita lakukan cuma berdoa supaya acara kemarin nggak menimbulkan cluster persebaran baru. Semoga ke depannya nggak bakal ada acara kumpul-kumpul yang tidak terlalu mendesak lagi, dan semoga wabah ini bisa segera berakhir. Ingat, tahan-tahan dulu ya jiwa-jiwa ekstrovert-nya~

Imbauan PSBB rupanya nggak menyurutkan keinginan masyarakat yang ingin berkunjung ke McD Sarinah untuk terakhir kalinya. Mereka juga berfoto-foto di depan restonya, foto bareng ikon Ronald, atau selfie sama keluarga. Nggak sedikit juga yang langsung membagikannya ke media sosial. Kita-kita yang selama ini tertib ngikutin aturan PSBB dan tetap di rumah aja jadi ngerasa rada sia-sia gitu nggak sih. Sedih aja saat yang lain bener-bener menahan diri buat nggak keluar kecuali ada keperluan yang sangat penting, eh, malah banyak orang yang rela kumpul-kumpul cuma demi konten dan nostalgia. So sad…

Pertanyaannya, kenapa pihak manajemen sempet-sempetnya bikin seremonial yang berisiko mempertemukan banyak orang di tengan pandemi kayak gini ya? Tentu aja mereka nggak mungkin lupa kalau pemerintah belum mencabut status PSBB di Jakarta. Kalau pun mau bikin seremonial kecil-kecilan, biar ada dokumentasinya gitu, harusnya cukup dilakukan pihak manjemen dan karyawan aja, nggak perlu melibatkan masyarakat kayak kemarin. Harusnya juga diselenggarakan di tempat tertutup biar massa nggak tertarik buat datang. Kalau mau masyarakat tetap menyaksikan, toh bisa ditayangkan secara live.

Sudah sejak beberapa hari lalu, media sosial diramaikan dengan kabar tutupnya McD Sarinah di Jakarta. McD pertama di Indonesia itu terpaksa harus ditutup karena manajemen mal akan melakukan renovasi besar-besaran. Karena sudah berdiri puluhan tahun, restoran fast food tersebut meninggalkan banyak kenangan di hati masyarakat. McD Sarinah jadi saksi banyak mahasiswa menyelesaikan kuliahnya, pasangan yang nge-date buat makan burger, atau keluarga yang makan bareng dan berburu happy meals.

— ℤ (@pleasureboyss) May 10, 2020