Belum Hoki di Olimpiade Tokyo, Potensi Rio Waida「Entertainment casino」 Disebut Luar Biasa Halaman 2

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Bandar judi utama eropa

"Olahraga surfing ini sangat potensial menjadi olahraga andalan karena Indonesia memiliki banyak pantai," tutur Okto menambahkan.

Raja Sapta Oktohari kemudian menyatakan Rio Waida harus menambah jam terbangnya di cabor surfing.

Langkah itu juga sejalan dengan grand design olahraga nasional yang disusun Kemenpora demi peningkatan prestasi terutama di ajang Olimpiade.

Baca juga: Alasan Atlet Keturunan Jepang Rio Waida Jadi Pembawa Bendera Indonesia di Pembukaan Olimpiade Tokyo

Baca juga: Jadwal Siaran Langsung dan Live Streaming Olimpiade Tokyo, 4 Wakil Indonesia Beraksi

"Penampilan di Tokyo ini menjadi sebuah pelajaran berharga untuk bisa lebih baik ke depan," ujar pria yang akrab disapa Okto itu menjelaskan.

"Kami baru saja menyaksikan jagoan selancar Indonesia, Rio Waida bertanding dan melihat perjuangan kerasnya," kata Okto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.

Daftarkan email

Hal tersebut bakal diupayakan demi membuat potensi Rio terasah dengan maksimal.

Terkait kekalahan di 16 besar, Okto menilai Rio Waida telah berupaya semaksimal mungkin untuk mengalahkan Kanoa Igarashi yang merupakan wakil tuan rumah.

"Tidak gampang memang mengalahkan Igarashi yang menempati peringkat keenam dunia dan bertanding di kandangnya," tuturnya menjelaskan.

"Saya yakin kita memiliki banyak atlet selancar seperti Rio yang potensial untuk tampil di Olimpiade," ucapnya.

Terlebih lagi, cabor surfing dipastikan akan tetap dihelat di tiga edisi Olimpiade mendatang, yakni Paris (2024), Los Angeles (2028), dan Brisbane (2032).

KOI akan mengawal langsung pergerakan Rio Waida dan timnya dalam menyusun program pembinaan serta kalender kejuaraan yang akan diikuti sang atlet.