Baccarat Skills Play_Online Gaming Forum_Gaming Forum_U.S. legal online casinos_bodog

  • 时间:
  • 浏览:0
  • 来源:Bandar judi utama eropa

Bodog Bodog SportssportsiBodog Sportsngat, dengan gelar diploma di tangan kamu sudah punya kemampuan untuk terjun langsung ke lapangan. Di saat bersamaan, kamu juga sudah punya bekal untuk masuk lagi ke dunia perkuliahan dan memperdalam ilmu yang kamu dapat di diploma.

Itu baru luar biasa, ‘kan?

Kamu: “Diploma Mandarin, Pak.”

Untuk lulusan diploma, jalur ekstensi atau swadaya adalah satu-satunya jalur tambahan untuk mendapatkan gelar sarjana. Kamu hanya perlu ikut kuliah sekitar 1,5 tahun-2 tahun untuk memperdalam teori.

Buatmu itu pertanyaan basi. Kamu hanya bisa mendoakan mereka agar membukakan mata hati mereka.

Kamu: *cuma bisa nyengir, dalam hati, Idih si bapak sinis banget ngomongnya.*

Di awal kuliah kamu tidak akan terlalu memikirkan ‘diploma’-mu, tapi hal itu mulai membuatmu tidak percaya diri saat harus satu kelas dengan mahasiswa sejurusan dari program sarjana.

Masyarakat kita masih tetap punya stigma terhadap mahasiwa diploma, terlepas dari jenjangnya Diploma 3 maupun Diploma 4. Padahal banyak bidang yang lebih membutuhkan lulusan dari jenjang D4 loh dibanding sarjana. Contohnya saja bidang kesehatan dan pariwisata. Masuk D4 juga gak gampang, Bro! Perlu perjuangan!

Kamu: “Pagi pak, mau minta kertas KRS klasikal?”

Petugas administrasi jurusan: “Jurusan?”

So, sekarang masih ada yang menganggap Diploma sebelah mata? Semuanya tergantung kamu, mau jadi orang yang hanya punya gelar diploma tapi diam saja atau diploma yang luar biasa?

Rasanya kamu ingin bilang:

Jadwal teori emang nggak padat, tapi saat kamu masuk kuliah praktek, lab komputer kampus akan jadi rumahmu.

Buat yang kuliah diploma, pasti kamu ngerasa iri ketika melihat gedung kuliah untuk sarjana dipugar dan semakin bagus. Kamu merasa nggak terima karena  kamu dan teman-teman diploma yang lain belajar di gedung lama yang belum dipugar.

“Aku kuliah!”

Diploma memang lebih banyak berurusan di luar kelas. Lulusan diploma memang diarahkan untuk siap turun ke lapangan kerja. Kalau Sarjana bebannya 60% teori-40% praktek, Diploma bebannya 60 % Praktek dan 40 % Teori.

Admin jurusan sendiri pun menganggap diploma rendah, yah biasa. Yah, wes terimalah. Mending belajar biar cepat lulus.

Pasti ada perasaan risih ketika kamu melihat teman-teman SMA mu bergelar S… Ketika kamu reunian dan berada diantara mereka, kamu ngerasa nggak keren karena kamu cuma memegang gelar A.Md, sedangkan teman-temanmu yang lain punya gelar yang diawali dengan huruf “S”

Udah-udah, daripada kesel sendiri kamu positive thinking aja, ya! Mungkin mereka lupa kalau D4 itu kuliahnya juga 4 tahun dan strata gelarnya setara sarjana….

Jangan terbebani dengan prakteknya ya guys, karena justru inilah yang akan membantumu menghadapi dunia kerja nanti.

Terkadang, ada orang yang bertanya-tanya, “Mau kerja apa D3?”

Nah, diantara kamu adakah yang mahasiswa diploma? Kali ini Hipwee mengajak kamu untuk merasakan suka dukanya jadi mahasiswa diploma yang sering tertekan di bawah gelar sarjana.

Kawan, tahukah kamu kalau A.Md itu artinya SARJANA MUDA?

A.Md itu Ahli Madya, loh! Kamu punya keahlian khusus yang nggak dipunya orang lain. Banggalah dengan gelar A.Md-mu!

Beban SKS Diploma yang tidak begitu berat, 110-120 SKS, membuatmu terlena. Melihat jadwal kuliah yang tidak terlalu padat membuat kamu kegirangan.

Kamu harus bangga dengan pilihanmu untuk belajar di tingkat diploma. Di saat orang lain belajar teori dan minim praktek, kamu sudah punya pegangan untuk  terjun ke dunia kerja. Kamu nggak hanya tahu teori, tapi praktek pun kamu kuasai.

Petugas administrasi jurusan: “Oh, D3 toh. Kok masuk D3? Kenapa nggak S1 aja?

Nggak perlu malu kalau kamu lulusan diploma. Lulusan diploma pun bisa jadi orang sukses bahkan bisa jadi bos. Kalau kamu masih niat untuk menambah ilmu, kamu bisa lanjut ke jenjang Strata-1 atau kamu juga bisa langsung kerja.

Kadang orang bingung dan bertanya-tanya. Kok ambil jenjang diploma sih? Kenapa gak langsung S1 aja?

Ketika kamu lulus, kamu akan dihadapkan dengan dunia yang kejam. Ketika kamu melamar suatu pekerjaan yang pas dan sesuai dengan bidangmu, tapi di saat yang sama ada mahasiswa lulusan S1. Sainganmu bukan hanya ahli madya, tapi sarjana juga.

Memutuskan kuliah dengan gelar diploma itu sering membuatmu dianggap sebelah mata. Banyak yang mengira mahasiswa diploma itu mahasiswa yang putus asa karena nggak diterima di program sarjana. Padahal, kenyataannya nggak begitu. Sedikit orang yang tahu bahwa ada mahasiswa yang secara sadar memilih jalur diploma sebagai pendidikan lanjutannya.

“Hello, saya diploma, saya ini sarjana juga, SARJANA MUDA.”

Hey, Wahyu Aditya, animator dan pendiri Hellomotion itu lulusan diploma loh!

Mahasiswa diploma sering dianggap sebelah mata, ada anggapan bahwa anak diploma hanya mahasiswa “buangan.”

Ucapan itu ingin kamu teriakkan keras-keras. Pakai pengeras suara kalau perlu.

Menginjakkan kaki di dunia perkuliahan membuatmu terlena dengan euforia jadi mahasiswa baru. Kamu masih nggak terlalu mikir dengan ‘diploma’-mu. Bagimu yang terpenting adalah:

Masyarakat saat ini masih banyak yang percaya kalau lulusan diploma itu jenjang karirnya lama. Lagi-lagi, diploma dianggap sebelah mata. Lulusan sarjana ‘katanya’ lebih bergengsi daripada lulusan diploma. KATANYA LOH…

Sabar ya, guys!

Terkadang, terlihat barisan sarjana dan barisan diploma berbeda. Eh tapi, kalau begini kan bisa sambil tebar pesona. :p

Mau jadi PNS pun, lulusan diploma bakal lama naik pangkat karena cuma dianggap diploma, bukan sarjana. Miris nggak sih? Tapi buat kamu yang lulusan diploma, jangan putus asa ya! Asalkan kinerjamu baik pasti ada jalan kok untuk melesat dan berhasil dalam pekerjaanmu.

Namun kini, jalur ekstensi atau swadaya sudah semakin berkurang. Setelah lulus kamu harus mulai mencari-cari jalur ekstensi yang berhubungan dengan jurusan diplomamu.

Saat kamu mengisi formulir dan mengisis kolom pendidikan, kamu pasti menuliskan “diploma” sebagai jenjang pendidikan terakhirmu. Dan petugasnya pun bilang, “Oh D3 toh…”

Tapi, jangan girang dulu. Teori yang kamu pelajari akan membuatmu pusing.